Psikologi Kuantum dan Memetica ala dee lestari

Kali ini saya akan mereview novel 

Supernova,Kesatria,Putri dan Bintang Jatuh by Dee 


Dulu pertama kali saya baca ini,saya pinjem dari om saya yang notabene juga suka baca novel. Ya kira-kira sekitar 6 tahun yang lalu,dimana bukunya sendiri masih cetakan kelima dan belum sepopuler sekarang. 

Saya memutuskan untuk membaca ulang karena rindu akan istilah-istilah ilmiah pada perbukuan dan penceritaan jaman sekarang. Selain itu juga saya ingin memahaminya lebih lanjut karena dulu otak saya kelewat dangkal dan belum nyampe dengan istilah-istilah yang ada dibuku.

Sekarang,walaupun mungkin otak saya masih dangkal tapi setidaknya lebih bisa mencerna tentang teori-teori quantum, paradoks,eksistensi alam,eksitensi hidup dan apalah itu segudang istilah-istilah rumit lainnya.

Cerita berawal dari sepasang kekasih (atau sahabat?) gay Dimas dan Reuben yang bertekad untuk membuat sebuah masterpiece yang berisikan tentang filosofi hidup tapi juga dilengkapi dengan sedikit romantisme. Sepuluh tahun kemudian mereka bertemu kembali untuk mulai melanjutakan idenya tersebut.

Akhirnya dimulailah petualangan mereka dalam membentuk sebuah masterpeice tersebut. Disusunlah tokoh tokoh fiksi yang merekan beri nama Ksatria,Puteri, dan Bintang Jatuh.

Sang Ksatria,Ferre jatuh cinta pada Puteri yang salah, Rana ,seorang wanita yang sudah berumah tangga dan Diva sang Bintang Jatuh yang bertetangga dengan Ferre

Banyak bifurkasi yang dihardirkan melalui plot plot dalam cerita. Kisah cintanya pun cenderung menghadirkan hal hal yang tabu tapi malah diceritakan dengan vulgar disini.Dengan menggabungkan filsafat,fisika dan sedikit biologi, dee telah berhasil menghasilkan suatu romansa yang bercerita tentang suatu penjelasan empiris bagaimana perasaan manusia ketika dihadapkan pada suatu rasa yang bernama ‘cinta’. 

Mungkin inilah novel sastra ilmiah pertama yang membuat saya jatuh hati. Wawasan yang sangat luas dan permainan psikologis twist yang cukup menarik. Badai serotonin sudah siap menanti anda di ujung cerita

Favorite Quotes:

“Satu pertanyaanku, Dhimas. Kalau mati dan hidup cuma pengalaman,berarti dimanakah kita ketika tidak menjalani keduanya?”

“Bersama yang tak pernah hidup dan tak pernah mati”


 

Advertisements

One comment on “Psikologi Kuantum dan Memetica ala dee lestari

  1. Aulia Nastiti says:

    Dandhi!Been a reaaaally loong time haha. Good to see you again on blog and Goodreads. Nuhun sudah di add-add.Happy reading and writing! 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s