You don’t to be trekkie at all to enjoy this movie

Image

Warning: Contain Spoiler

Empat tahun berselang sejak kemunculan film Star Trek pertama yang cukup memikat hati dan cukup membuat puas para penikmat sci-fi. Sebuah reboot dari J.J Abrams yang memunculkan kembali gairah para trekkie (sebutan untuk fans star-trek) untuk kembali bernostalgia dengan U.S.S Enterprise, Capt Kirk , Mr Spock , Uhura dan para anggota starfleet lainnya. Maka jadilah kali ini Star Trek Into Darkness menjadi sebuah film yang memuaskan.

Jalan cerita dari Into Darkness ini hampir sama seperti film-film sekuel kebanyakan dimana villain dibuat sangat superior dan lakon dibuat hampir tidak berdaya. Tidak mau terlalu rumit, villain menyerang, kemudian melarikan diri, dan para pahlawan mulai mengejar, sebuah kemasan konflik utama yang sederhana namun berhasil menciptakan start yang seperti menjanjikan sesuatu menarik akan hadir.Mungkin plot yang diusung tidak begitu spesial tapi sang sutradara J.J Abrams mampu mengolahnya dengan sangat bagus. Saya sendiri masih mampu mengingat dengan jelas detil action dalam film ini seperti  kejar-kejaran di Planet Nibiru dengan hutan merahnya, baku tembak di Kronos (planetnya bangsa Klingon), space-diving, hingga baku hantam di atas truk sampah terbang begitu seru. 

Faktor lain yang membuat Into Darkness lebih terasa manis adalah  rasa humanis yang terbangun lewat keterikatan emosi antar karakter.Kru Enterprise dalam Into Dakness tidak hanya terikat karena tugas, tetapi juga karena hubungan erat sesama teman. Keterikatan ini pula yang membuat Into Darkness semakin menarik karena setiap aksi tidak hanya berlandaskan aturan, namun aksi-aksi itu lebih bernyawa karena motifnya dilandasi emosi antar karakter. Ketika dibutuhkan untuk lebih emosional, maka cast lama seperti Pine, Quinto, Karl Urban, Zoe Saldana, John Cho, Anton Yelchin, Bruce Greenwood, dan  Simon Pegg mengerjakannya dengan sangat baik, hubungan antar tokoh pun terlihat makin erat.  , tetapi tentu saja yang paling menarik perhatian adalah penampilan teatrikal nan meyakinkan dari Benedict Cumberbatch sebagai John Harisson yang manipulatif. Howeverthey all blended perfectly.

Kekurangan yang cukup tampak dari Into Darkness ini mungkin endingnya yang cukup menye dan predictable. Terkesan sangat drop dari alur film yang hampir separuhnya action. 

Overall,Into Darkness is definitely movie of the year so far. Dengan villain yang cukup mumpuni,plot yang tidak begitu berat,action yang cukup oke dan aktor yang wah maka Into Darkness cocok mendapatkan 9 bintang untuk ratenya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s