Hackathon IWIC8 dan hura-hura para programmer

Mungkin bagi para orang yang tidak menggeluti dunia informatika akan asing dengan istilah hackathon. Hackathon?apasih hackathon? Siapanya marathon? Tenang-tenang,nih saya kasih penjelasan hackathon langsung dari google.

Hackathon is an event, typically lasting several days, in which a large number of people meet to engage in collaborative computer programming.

Jadi hackathon adalah ajang kumpul-kumpulnya para programmer untuk ngebuat sebuah aplikasi sesuai tema dan waktu yang ditentukan. Di tahun ke delapannya ini,IWIC yang diselenggarakan oleh Indosat menambahkan hackathon dalam agendanya.  Kompetisi ini ditujukan bagi umum, mahasiswa, maupun developer baik perorangan maupun tim dengan maksimal satu tim terdiri dari 4 orang. Peserta Hackathon IWIC 8 dipersilakan untuk membuat aplikasi yang dapat berjalan pada perangkat mobile dengan platformAndroid, Windows Phone, Apple iOS, Blackberry OS maupun lainnya. Ada enam kategori yang dapat dipilih salah satu oleh peserta dalam Hackathon IWIC 8 ini yakni Communication, Lifestyle, Education, Multimedia, Game dan Utilites (Tools, Security).Menariknya, Indosat selaku penyelenggara Hackathon IWIC 8 akan menanggung seluruh biaya mulai dari akomodasi perjalanan bahkan hingga uang saku bagi peserta maupun developer dari luar kota Jakarta untuk mengikuti acara ini. Nah,berikut pengalaman pertama saya mengikuti acara hackathon ini.

H min beberapa hari

Bermula dari iseng-iseng melihat twitter feed dari beberapa programmer yang saya follow,mata saya tertuju pada suatu retweetan yang cukup menarik hati. Karena penasaran,saya ubek ubek infonya dan hasilnya didapatkan beberapa fakta yang membuat saya tertarik untuk mengikuti acara ini. Pertama,gratis (ya namanya juga anak kos. Gak bisa liat tulisan gratis). Kedua,butuh acara saat weekend. Ketiga, karena ada pertanyaan yang cukup mengganjal ‘seriously,when the lasti time you do activity for the first time?’. Alasan-alasan tersebut yang membuat saya untuk segera menekan tombol pendaftaran di websitenya,tapi kemudian saya berpikir lebih jernih. Untuk pembuatan sebuah aplikasi (terutama) mobile tidaklah cukup hanya seorang diri yang kemudian memutuskan saya untuk mengajak satu teman saya untuk mengurusi back-end sebuah aplikasinya. Berunding lah saya dengan teman saya tersebut,dari mulai bagaimana konsep awal hingga best practice .Setelah 3 hari rundingan dan menggodok konsep aplikasi,akhirnya kami memberanikan diri untuk mendaftar. Awalnya agak pesimis juga bakalan lolos verifikasinya,tapi ternyata nasib berkata lain.Dari 114 tim yang terdaftar,tim kami lolos untuk mengikuti karantina di gedung Indosat (alhamdulillah makan gratis 3 hari). Menjelang hari H persiapan tim malah agak kedodoran karena kebetulan workload di kantor juga lagi agak penuh jadilah kami persiapan yang di awal keberangkatan menjadi agak melempem ditambah lagi pada saat hari H kami masih harus mengikuti meeting dikantor pada pukul 3 sore sedangkan para peserta hackathon diharapkan jam setengah 3 sudah ada ditempat, yeah timing is a bitch. Untunglah keberuntungan mulai berbalik berpihak pada kami, rapat yang semula dijadwalkan jam 3 diundur hari menjadi hari Senin, tidak ada kemacetan dalam perjalanan ke gedung Indosat (Mampang – Jalan Merdeka cuma 20 menit. Yeaaaah,ahok for president).

Hari H

Sesampainya di gedung Indosat,kami semua langsung bisa mengenali gedung mana yang akan menjadi perhelatan hackathon ini dengan melihat banyaknya manusia yang mengenakan tas ransel dan jaket (You know,programmer). Kami mengikuti para manusia tersebut untuk (sepertinya) menuju arah yang tepat. Sesampainya di lift bersama rombongan tadi,ada salah satu dari mereka yang bertanya pada temannya begini “Ini liftnya bisa terintegrasi dengan satu tombol ya ternyat,kira-kira gimana konfigurasi di servernya?” Mendengar itu spontan saya merasa senang dan sedih. Sedih karena ngerasa segitu weirdnya kah cara pandang seorang programmer? I mean,c’mon lah kalian itu sedang berada di gedung Indosat dengan fasilitas yang memadai dan banyak karyawan yang geulis-geulis tapi kenapa yang terpikir malah konfigurasi dari lift ke servernya? KENAPA? Senangnya karena,saya merasa sudah menuju arah yang benar. Long story to short,setelah pembekalan dan cuap-cuap dari para petinggi Indosat akhirnya  kita semua dibagi kedalam 4 ruangan yang berbeda. Ohiya dalam hackathon ini selain ada makanan gratis juga terdapat ruang istirahat yang terdapay PS4 dan coffee break yang bisa kalian nikmati kapan saja. Ya gpp deh dua hari ini berasa kerja di google.

O hey look, food!

O hey look, food!

Capek ngoding?tenang,main billiard dulu lah sebentar

Capek ngoding?tenang,main billiard dulu lah sebentar

Iya iya,ini juga lagi semangat kok

Iya iya,ini juga lagi semangat kok

Hari setelah hari H

Setelah hampir 24 jam bergelut dengan layar komputer,error handling,kodingan dan kurang tidur akhirnya sampai juga kita pada waktu penjurian. Sistem penjuriannya sendiri adalah dengan mempresentasikan aplikasi yang telah dibuat dalam waktu 2,5 menit. Proses penjurian cukup lancar walaupun agak gelagepan waktu ditanyain business model seperti apa nantinya aplikasi yang kita buat. Keluar dari ruang penjurian juga bikn senyum senyum karena  mas Sandy Gaddafi ngasih komentar gini “UI nya lucu ya,mirip aplikasi Secret” My gosh,dunia saya serasa mau runtuh,coba bayangin, CEO dari Founder Institute yang udah malang melintang di dunia startup muji UI yang saya desain,hehe

Kira-kira gini UI aplikasi yang saya buat

Kira-kira gini UI aplikasi yang saya buat

.Selesai penjurian akhirnya diumumkanlah para pemenang dari hackathon ini dan hasilnya adalaaaaaaaaah Yak aplikasi buatan kami gak juara,masuk 10 besar pun rasanya enggak. Tapi gpp lah,dua hari pengalaman kemarin memang benar-benar gak terlupakan. Walaupun kurang tidur,gak mandi dan kepala berat sebelah tapi rasanya bahagia bisa kumpul dan haha hihi sama temen-temen satu profesi yang cukup ‘canggih’ pola pikirnya. See you nex year hackathon IWIC,next year you better prepare because we’re gonna get that champion title. Yuhuuuu

kurang tidur,belum mandi tapi tetep bahagia

kurang tidur,belum mandi tapi tetep bahagia

P.s : Yang mau tau lebih jauh soal hackathon ini bisa cek di twitter resminya @indosatiwic

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s