Damarrama’s Top Albums 2014

Seperti biasanya, ditiap penghujung tahun blog ini selalu mengeluarkan daftar album-album yang sudah beredar sepanjang tahun. Penulis memang tidak pernah absen untuk selalu mendengarkan album-album terbaik yang keluar tiap tahunnya. Tahun 2014 merupakan tahun yang fenomenal dengan banyaknya musisi kawakan yang ‘turun gunung’ seperti Foo Fighters, U2, Bruce Springsteen, Tom Petty hingga Jackson Browne. Sesungguhnya bukan pekerjaan mudah untuk meringkas daftar rilisan favorit (yang terus membengkak)  hanya menjadi lima belas. Tanpa basa-basi lagi,inilah daftar album favorit (dan tentu saja,subjektif) versi penulis.

#15. Tinashe – Aquarius

tinashe

Aquarius merupakan debut dari Tinashe yang begitu menghentak. Single dari albumnya pun langsung bertengger di 100 Hot Chart. Beberapa artis yang diajak untuk kolaborasi dalam album perdananya ini tidak main-main seperti a$ap Rocky, ScHoolboy, dan Future. Karyanya sendiri banyak dipengaruhi musisi seperti Janet Jackson dan Aaliyah, walaupun begitu Tinashe merupakan penyanyi dengan masa depan cerah.

Recommended Tracks : “How Many Times” feat. Future, “What Is There To Lose (Interlude)” / “Pretend” feat. A$AP Rocky.

#14. BANKS – Goddess

banks

Saya juga kurang paham ini merupakan judul album atau deskripsi narsisisme dari penyanyi yang bernama lengkap Jillian Banks. Hadir dengan gloomy-electro-pop dengan sedikit sentuhan beat R&B yang kental menjadikannya begitu sempurna ketika didengarkan sambil eating-your-feeling-off. Goddess merupakan album indah,semua lagunya yang rata-rata bisa dipakai untuk curhat ditulis oleh BANKS yang seolah-olah dia tahu soundtrack untuk kisah cinta semua orang.

Recommended Tracks : “You Should Know Where I’m Coming From”, “Waiting Game”.

#13. Lana Del Rey – Ultraviolence

lana-del-rey

Ketika manusia meminta Tuhan untuk memberikan rasa ngantuk dan depresi,alih-alih menurunkan temuan obat varian baru,Tuhan malah menciptakan penyanyi bernama Lana Del Rey. Konsep awal album Utraviolence ini adalah untuk mendeskripsikan persamaan dari wanita-wanita putus asa yang sedang berada dalam jalan bahwa mereka akan segera dilupakan. Melihat konsep album tersebut,sepertinya album ini bukan album yang baik (auranya).

Recommended Tracks : “West Coast”, “Is This Happiness”, “Fucked My Way Up To The Top”.

#12. Mastodon – Once More ‘Round The Sun

mastodon

Dengan balutan riff gitar yang tebal pada hampir sebagian besar lagunya. Album ini membuat Mastodon menjadi band yang semakin baik (tidak peduli apakah mereka menulis lagu dengan durasi 13 menit).

Recommended Tracks : “Tread Lightly”, “Once More ‘Round the Sun”, and “Diamond in the Witch House”

#11. Bombay Bicycle Club –  So Long, See You Tomorrow

bombay-bicycle-club-so-long-see-you-tomorrow-678x678

Salah satu produk musik di era internet yang dapat melenyapkan pengkotak-kotakan genre sehingga yang ternilai hanyalah musik itu sendiri. Mempunyai nuansa James Blake-esque yang terkesan kehantu-hantuan namun tetap saja album ini merupakan album yang dapat membuat semuanya terasa begitu pas.

Recommended Tracks : ” Eyes Of You”, “Come To”.

#10. Sun Kil Moon – Benji

sun kil moon

Gelap merupakan tema yang paling ditonjolkan dalam album Benji ini. Coba simak track pertamanya yang berjudul ‘Carrisa’  bercerita tentang keponakannya yang meninggal secara tragis. Total 5.287 kata untuk lirik lagu dalam album ini mungkin terlihat terlalu banyak dan membingungkan namun keindahan album ini seperti Ulysses, dimana puisi yang tersajikan sangat padat dan epik.

Recommended Tracks : “Dogs”, “I Love My Dad”

#9.  Jack White – Lazaretto

jack-white

Gabungan yang pas antara beberapa musik rock bertempo keras dan beberapa tembang akustik untuk sejenak menghela napas. Lazaretto merupakan sebuah peningkatan dalam perjalanan karier Jack White.

Recommended Tracks : “Alone In My Home”,”That Black Bat Licorice”, “Three Women”.

#8. Warpaint – Warpaint

warpaint

Selain semua personelnya yang memiliki aura mbak-mbak hipster gemes,Warpaint juga tidak bisa diremehkan dalam urusan musikalitasnya. Di album terbaru ini,mereka mencoba untuk lebih bermain-main dengan nuansa suram yang sensual. Selain sulit untuk mengkategorikan genre dari Warpaint ini, kita juga akan sulit untuk tidak terhanyut dalam lagu-lagunya yang memikat,seperti  lagu “Biggy” contohnya. Harmonisasi dari  Kokal, Wayman, dan Lindberg mengingatkan kita pada kesempurnaan awal 90-an R & B tanpa pitch dan oversinging yang dilebih-lebihkan.

Recommended Tracks : “Biggy”, “Hi”, “Love Is To Die”.

#7. Bad Suns – Languange and Perspective

badsuns_lp700

Satu hal yang dapat diprediksi dari kemunculan Bad Suns adalah bahwa mereka akan mampu memproduksi musik dengan estetika yang sempurna. Dengan sebelas tembang yang semuanya berdurasi dibawah empat menit , Languange and Perspective sukses merangsek ke bursa musik secara mengesankan mengingat para personel Bad Suns masih berusia antara 19-22 tahun. Eric Palmquist (Wavves, Mars Volta) selaku produser memastikan bahwa tidak ada track yang salah penempatan dan keseluruhan album benar-benar memancarkan aura dari Bad Suns. Kesimpulannya, Languange and Perspective merupakan sebuah terobosan dimana musik yang dihasilkan dapat begitu sempurna dari segi penempatan track.

Recommended Tracks : “Dancing on Quicksand”, “Cardiac Arrest”, “Salt”.

#6. Ingrid Michaelson – Lights Out

ingrid michaelson

Perayaan tentang cinta, parade perihal emosional manusia serta lirik yang lugas menjadikan Ingrid Michaelson salah satu penulis lagu terbaik di era sekarang. Mengatakan Lights Out merupakan album yang buruk tidak akan berarti apa-apa karena Lights Out sendiri sudah terjual lebih dari satu juta copy. Bahwa tidak perlu bergenre hipster-obscure agar musikmu berkualitas adalah satu dari banyak hal yang dapat diambil dari album ini. Tabik.

Recommended Tracks : “Girl Chase Boys”, Time Machine” , “You Got Me”.

 

#5. Wolfmother – New Crown

wolfmother new crown art 600

Tidak perlu jadi seorang ahli marketing untuk mengetahui alasan kenapa Andrew Stockdale kembali bangkit bersama Wolfmother dan mengeluarkan album terbaru, New Crown. Abege abege jaman sekarang mungkin kurang mengenal siapa itu Andrew Stockdale, tapi mungkin mereka akan selalu mengingat  Wolfmother adalah sebuah band yang membangkitkan semangat rock’n’roll dengan campuran rock klasik. Puncaknya adalah ketika single mereka “White Unicorn” dan “Woman” berhasil menggondol Grammy Awards di tahun 2006. Namun siapa sangka kesuksesan mereka tidak selalu berbuah manis. Lineup yang berganti-ganti membuat branding soal Wolfmother ini goyah. Beberapa materi dalam album New Crown ini bahkan sempat masuk dalam solo debutnya Stockdale yang berjudul Keep Moving. Melihat Keep Moving sukses secara finansial,Stockdale dengan segera merilis New Crown. Berbeda dari kedua album sebelumnya, New Crown ini dikerjakan dengan sangat sederhana. Semuanya dikerjakan sendiri oleh Stockdale,dari mulai mixing,promosi hingga penulisan liriknya. Walaupun musiknya dikemas secara sederhana tapi Stockdale mampu bermain-main dalam penulisan liriknya,sehingga album ini terasa lebih emosional cengeng .  Harusnya,kualitas dari album ini adalah harga mati. (I mean, Self-funded release or not, you’re fucking Wolfmother. You have a Grammy. You have some QA to live up to. Stockdale’s been in the industry way too long to ignore audio engineering. No excuse) . Andai saja album ini dikerjakan dengan lebih teliti lagi,bukan tidak mungkin Wolfmother bisa menyabet Grammy lagi tahun ini.

Recommended Tracks : “My Tangerine Dream”, “How Many Times” ,”Feelings”

#4. Coldplay – Ghost Stories

coldplay

Coldplay adalah salah satu band yang sudah mencapai tahap “mau-bikin-rilisan-kayak-gimana-juga-fans-bakal-seneng-kok” . Alasan penulis memasukan rilisan ini adalah karena takut kualat. I grew up with them and happens to be on of Coldplay biggest fans. Review albumnya sendiri sudah pernah saya tulis di Houtskools.

Recommended Tracks : “O”,”Magic”, “Sky Full Of Stars”.

#3. Mac DeMarco – Salad Days

Mac_DeMarco_Salad_Days

Mid-tempo,suara gitar yang samar dan aroma folk yang kental ini membuat saya membayangkan bahwa Mac DeMarco merupakan imitasi dari Iwan Fals hanya saja dalam usia yang lebih muda. Salad Days adalah sebuah album yang memberikan nuansa aneh seperti anda sedang bermimpi berenang dalam kabut lumpur yang menyilaukan. Melodi yang malas-malasan, vokal yang serampangan dan petikan gitar yang fals  adalah nuansa yang akan kita dapatkan di album Salad Days dan juga sebagai bukti bahwa terkadang gila dan jenius itu beda tipis.

Recommended Tracks : ” Salad Days”, “Go Easy”.

#2. Sam Smith – In The Lonely Hour

sam-smith-1401468839

Mereka bilang,Sam Smith ini Tulus versi bule. Coba kita telaah persamaannya, kemampuan olah vokal yang spektakuler (check), postur tubuh yang gempal nggemesin (check) , lirik lagu yang kalau abis dengerin bawaannya pengen nyilet tangan (check). Jadi tidak berlebihan kan kalau Sam Smith ini dibilang Tulus versi bule? perbedaannya ya paling cuma si Sam Smith ini masuk nominasi Grammy Awards,Tulus enggak.

#1. Weezer – Everything Will Be Alright In The End

weezer

T e r b a i k .

Honorable Mentions

AWESOME MIX VOL 1 (VARIOUS ARTISTS)

awesome-mix-volume1

Mungkin bukan rilisan asli tahun 2014. Namun tetap saja para Marvel Cinematic Universe geek akan menyukai album yang juga merupakan soundtrack dari film Guardians of The Galaxy. Oldie,but goldie. Nuff said

Recommended Tracks : ” Hooked On The Feeling”, “I Want You Back”.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s