Cinta Tanah Air

Nasionalisme bukanlah perkara siapa yang pernah mengikuti upacara bendera terbanyak, dan hapal pembukaan UUD 1945.

Nasionalisme bukan soal siapa yang paling mencintai negeri ini kemudian menolak lupa terhadap kesalahan negerinya.

Nasionalisme, tentu saja bukan hanya di baju. Tidak bisa diukur dengan seberapa sering kamu mengenakan batik.

Nasionalisme, disalah kaprahkan dengan mengagungkan jargon “…tanyakan apa yang bisa kamu berikan pada negara”.

Nasionalisme, tidak melulu merasa yang paling benar. Menolak tunduk terhadap semua asing.

Nasionalisme, bukan soal seberapa fasih kamu menggunakan bahasa Indonesia. Menghapal kbbi yang kemudian bisa kamu garis bawahi dan cetak tebal apa arti nasionalisme itu sendiri.

Nasionalisme semestinya tidak perlu deklarasi. Pun tidak perlu kesepakatan perihal kesetiaan dalam membela negara.

Nasionalisme, bukan pula soal siapa yang mengibarkan bendera merah putih dengan prosesi lebih hebat ; entah di puncak gunung atau di dasar laut.

Nasionalisme, barangkali adalah keikhlasan dalam menyikapi apa-apa yang tidak bisa terengkuh oleh negara ini.

Yet after all this time.

Always.

Advertisements